PPDB TAHAP LOKAL ; Masih Ada 100.177 Kursi Kosong

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta taufik yudi Mulyanto, mengimbau para orang tua calon siswa tidak khawatir gagal masuk sekolah negeri. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) zona Lokal masih menyisakan 100.117 bangku kosong.

Taufik Yudi Mulyanto, mengatakan, sistem zona Lokal sekolah akan membuat sekolah semakin bersaing meningkatkan kualitasnya. Karena, sekolah akan menerima calon peserta didik yang variatif dalam hal kemampuan akademis.

“Dengan sistem PPDB zona lokal, murid yang punya nilai UN baik tidak hanya berada di sekolah unggulan saja, tetapi bisa di sekolah yang mungkin belum masuk dalam sekolah unggulan di dekat rumahnya. Dengan begitu, sekolah akan berupaya meningkatkan kualitasnya untuk mengimbangi kemampuan akademik para siswanya,” kata Taufik di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/7).

Saat ini daya tampung untuk semua tingkatan di jalur Lokal tersisa 100.117. Pendaftaran dibuka selama tiga hari yakni 1-3 Juli mendatang.

“Kalau masih ada bangku kosong setelah zona lokal dibuka, maka bisa mendaftar lagi dan terbuka untuk siswa dari semua sekolah di Provinsi DKI, setelah bangku kosong diumumkan, calon siswa bisa mendaftar lagi mulai Senin (8/7) sampai Rabu (10/7),” ujar Taufik.

Pada PPDB 2013, diberlakukan tahapan jalur Umum, dimana siswa asal sekolah mana pun boleh mendaftar. Kemudian dibuka kesempatan jalur Lokal, di mana siswa bisa mendaftar sekolah negeri sesuai dengan domisili. Jalur Lokal boleh dimanfaatkan calon siswa yang gagal masuk sekolah negeri di jalur Umum.

Sistem zona Lokal mewajibkan peserta didik baru menyertakan foto kopi KTP orang tua serta kartu keluarga. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti bahwa siswa tersebut tinggal sesuai zona yang ditetapkan.

Menurut Taufik, sistem ini akan menghilangkan diskriminasi terhadap sekolah unggulan dan non unggulan, favorit dan non favorit dalam beberapa tahun ke depan. Sekolah dengan sendirinya akan berusaha menjadi sekolah yang mutunya bagus.

Taufik menegaskan, dirinya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta terkait jumlah warga usia sekolah di Kelurahan dan Kecamatan

sumber : Wartakota

About Admin

Apa adanya.... bukan adanya apa....

Posted on 2 Juli 2013, in HeadLine News. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: