PPDB SMAN UNGGULAN MOH.HUSNI THAMRIN

             PELAKSANAAN PPDB SMAN UNGGULAN Mohammad Husni Thamrin.

PPDB Unggulan adalah Penerimaan Peserta Didik Baru pada SMA Negeri Unggulan   Mohammad   Husni Thamrin.

  1.  Pelaksanaan pendaftaran dilakukan dengan 2 (dua) tahap yaitu :

           a Tahap Pertama Jalur Lokal; dan

           b Tahap Kedua:

             1) PPDB Jalur Berprestasi

             2) PPDB Jalur Umum

       3.    PPDB Tahap Pertama Jalur Lokal, dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :

             a. PPDB diperuntukkan untuk calon peserta didik baru berasal dari keluarga tidak

                mampu yang bertempat tinggal di Provinsi DKI Jakarta;

            b. Calon peserta didik baru sebagaimana dimaksud huruf b, yang memiliki prestasi

                dan menunjukkan medali Olimpiade Sains Nasional (OSN)/Olimpiade Sains

                Internasional (OSI) dapat langsung diterima tanpa mengikuti Tes Potensi

                 Akademik (TPA) dan Psikotes;

            c. kuota yang disediakan untuk PPDB Tahap Pertama maksimal 40% (empat puluh

                persen) dari daya tampung sekolah;

           d. pendaftaran dilakukan secara kolektif oleh SMP Negeri/Swasta dan MTs

               Negeri/Swasta di Provinsi DKI Jakarta;

           e. calon peserta didik yang dinyatakan diterima pada jalur ini dinyatakan bebas

               biaya operasional pendidikan dan biaya personal pendidikan selama 3 (tiga)

               tahun;

           f. apabila setelah pelaksanaan PPDB Tahap Pertama masih terdapat sisa kuota,

              kuota dilimpahkan untuk digunakan pada PPDB Tahap Kedua Jalur Umum

              untuk calon peserta didik baru yang bertempat tinggal di Provinsi DKI Jakarta.

  1. PPDB Tahap Kedua Jalur Berprestasi, dilaksanakan dengan ketentuan sebagai

             berikut:

          a .PPDB diperuntukkan untuk calon peserta didik baru yang memiliki prestasi

              Olimpiade Sains (OSN)/Olimpiade Sains Internasional (OSI), baik yang bertempat

              tinggal di Provinsi DKI Jakarta maupun luar Provinsi DKI Jakarta;

          b. kuota yang disediakan untuk PPDB Tahap Pertama maksimal 10% (sepuluh

              persen) dari daya tampung sekolah;

          c. pendaftaran PPDB dilakukan dengan datang langsung ke SMAN Unggulan MHT

             membawa berkas persyaratan dan bukti prestasi sesuai dengan ketentuan;

         d. calon peserta didik yang dinyatakan diterima pada jalur ini dinyatakan bebas

             biaya operasional pendidikan dan biaya personal pendidikan selama 3 (tiga)

             tahun;

        e. apabila setelah pelaksanaan PPDB Tahap Ke.2 Jalur Berprestasi masih ter

            dapat sisa kuota, maka kuota dilimpahkan untuk digunakan pada PPDB                                       

  Tahap  Tahap Kedua jalur umum

  1.  PPDB Tahap Kedua Jalur Umum, dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :
    1. pendaftaran PPDB dilakukan dengan datang langsung ke SMAN Unggulan MHT

                   membawa berkas persyaratan dan bukti prestasi sesuai dengan ketentuan;

             b.   PPDB diperuntukkan untuk calon peserta didik baru yang bertempat tinggal di :

                 1) Provinsi DKI Jakarta; dan

                 2) luar Provinsi DKI Jakarta;

            c.     kuota yang disediakan untuk calon peserta didik baru yang bertempat tinggal di :

                1) Provinsi DKI Jakarta maksimal 40 % (empat puluh persen) dari daya tampung

                   awal sekolah;

                 2) luar Provinsi DKI Jakarta maksimal 10% (sepuluh persen) dari daya tampung

                    awal sekolah;

  1.  Calon peserta didik baru yang dinyatakan diterima sementara pada saat proses

              seleksi berlangsung :

              a . tidak dapat mencabut pendaftarannya.

  1. apabila mencabut pendaftaran, maka tidak dapat mengikuti PPDB SMA/SMK.

 

  1.  Calon peserta didik baru yang telah dinyatakan diterima, tidak dapat mengikuti PPDB

              Reguler SMA/SMK.

  1.  Calon peserta didik baru yang telah dinyatakan tidak diterima, berhak mengikuti

              pendaftaran PPDB Reguler SMA/SMK.

 

 PERSYARATAN PENDAFTARAN

 1. Persyaratan bagi calon peserta didik baru sebagai berikut :

     a. berusia maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada hari pertama masuk sekolah;

     b. memiliki surat ket; dari sekolah asal yang menerangkan sebagai peserta didik;

     c. mempunyai nilai rata-rata raport SMP dengan nilai 7,6 (tujuh koma enam) untuk

        setiap mata pelajaran:

        1) Matematika;

        2) Ilmu Pengetahuan Alam; dan

        3) Bahasa Inggris.

d. memiliki surat keterangan sehat dari dokter;

e. mengisi surat pernyataan bersedia tinggal di asrama dan mematuhi tata tertib

    sekolah/asrama yang ditandatangani oleh calon peserta didik baru serta diketahui

    oleh orangtua/wali;

f. kartu keluarga.

 

2. Persyaratan bagi calon peserta didik baru dengan Jalur Lokal sebagai berikut :

   a. memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 1 (satu);

   b. calon peserta didik baru berasal dari keluarga tidak mampu dan bertempat tinggal

      di Provinsi DKI Jakarta;

   c. melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kelurahan;

   d. menunjukkan medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) / Olimpiade Sains

       Internasional apabila memiliki; dan

  e. calon peserta didik didaftarkan secara kolektif oleh SMP/MTs di Provinsi DKI

      Jakarta;

 

3. Persyaratan bagi calon peserta didik baru dengan Jalur Berprestasi sebagai berikut :

a. memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 1 (satu);

b. memiliki dan menunjukkan medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) / Olimpiade

    Sains Internasional; dan

 

4. Persyaratan bagi calon peserta didik baru dengan Jalur Umum sebagai berikut :

    a. memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 1 (satu); dan

    b. membuat surat pernyataan kesanggupan untuk membayar biaya pendidikan yang

       meliputi:

      1) biaya Iuran Peserta Didik Baru (IPDB); dan

      2) biaya Iuran Rutin Bulanan (IRB);

   c. Kartu Keluarga

 

C PENDAFTARAN

1. PPDB Jalur Lokal

   a. pendaftaran dilakukan secara kolektif oleh SMP/MTs di Provinsi DKI Jakarta;

   b. rekapitulasi calon peserta didik menggunakan format 12, diserahkan dalam

       bentuk hardcopy dan softcopy ke SMAN Unggulan Mohammad Husni Thamrin,

      sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, disertai :

     1) Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan;

     2) Fotokopi raport kelas 7, 8 dan kelas 9 semester 5

2. PPDB Jalur Berprestasi

   a. calon peserta didik baru mendaftar dengan datang langsung ke sekolah tujuan

      dengan membawa berkas persyaratan sesuai dengan ketentuan;

   b. calon peserta didik baru mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh

      panitia sekolah, dan menyerahkan fotokopi persyaratan pendaftaran, serta

     menunjukkan aslinya; dan

  c. tidak dipungut biaya pendaftaran.

3. PPDB Jalur Umum

    Pendaftaran PPDB dilakukan dengan datang langsung ke SMAN Unggulan MHT

   membawa berkas persyaratan sesuai dengan ketentuan :

   a. membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 450.000,00 (empat ratus lima puluh

       ribu rupiah) yang digunakan untuk biaya Tes Potensi Akademik (TPA) dan

       Psikotes;

b. panitia sekolah melakukan verifikasi berkas yang dibawa calon peserta didik;

c. panitia sekolah mencetak tanda bukti verifikasi pendaftaran kemudian di stempel,

   ditandatangani panitia dan calon peserta didik baru dan diberikan kepada calon

   peserta didik baru dan arsip disimpan oleh panitia sekolah;

 

4. Lokasi pendaftaran di sekolah tujuan.

D SELEKSI

1. Seleksi pada PPDB Jalur Lokal

    Peserta Didik yang dinyatakan lulus harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

    a. lulus seleksi administrasi;

     b. tes potensi akademik, dengan ketentuan sebagai berikut :

        1) tes potensi akamedik terdiri dari :

           a) Bahasa Inggris;

           b) Matematika; dan

          c) Ilmu Pengetahuan Alam;

 

2) peserta didik yang lulus pada seleksi ini sebanyak 100 orang;

3) Pemeringkatan seleksi berdasarkan pada tes potensi akademik yang

dilakukan secara online dan dihitung dengan rumus sebagai berikut :

 

NATPA =

NBING!+!NMAT!+!NIPA

3

 

Keterangan :

NBING = Nilai TPA untuk mata pelajaran Bhs Inggris

NMAT = Nilai TPA untuk mata pelajaran Matematika

NIPA = Nilai TPA untuk mata pelajaran IPA

NATPA = Nilai Akhir Tes Potensi Akademik

Skala nilai 1 – 100

4) pemeringkatan TPA di urutkan berdasarkan :

a) nilai akhir TPA,

b) apabila nilai akhir TPA sama, maka diurutkan dengan berdasarkan :

    (i) Nilai TPA untuk mata pelajaran Bahasa Inggris

    (ii) Nilai TPA untuk mata pelajaran Matematika

    (iii) Nilai TPA untuk mata pelajaran IPA

c. lulus psikotest dengan skor minimal psikotest 130;

d. apabila daya tampung belum terpenuhi, maka calon peserta didik baru dengan

skor minimal psikotes lebih dari sama dengan 120 dapat diterima, dengan

mempertimbangkan pemeringkatan:

1) nilai psikotes, dan

2) nilai akhir TPA.

 

2. PPDB Jalur Berprestasi

    a. Seleksi dilakukan secara manual dengan memeriksa kelengkapan berkas yang

        telah ditetapkan dan sesuai ketentuan persyaratan.

     b. Dalam hal jumlah calon peserta didik baru yang mendaftar melebihi kuota, maka

        seleksi diurutkan dengan langkah sebagai berikut :

1) peringkat kejuaraan;

2) apabila peringkat kejuaraan sama, seleksi berdasarkan nilai rata-rata raport

    SMP/MTs kelas 7, 8 dan kelas 9 semester 5;

    c. umur dengan urutan umur lebih tua ke umur lebih muda;

 

3. PPDB Jalur Umum

    Peserta Didik yang dinyatakan lulus harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

a. lulus seleksi administrasi;

b. tes potensi akademik, dengan ketentuan sebagai berikut :

   1) tes potensi akamedik terdiri dari :

       a) Bahasa Inggris;

       b) Matematika; dan

       c) Ilmu Pengetahuan Alam;

2) Pemeringkatan seleksi berdasarkan pada tes potensi akademik yang

    dilakukan secara online dan dihitung dengan rumus sebagai berikut :

 

      NATPA =

   NBING!+!NMAT!+!NIPA

   3

Keterangan :

NBING = Nilai TPA untuk mata pelajaran Bhs Inggris

NMAT = Nilai TPA untuk mata pelajaran Matematika

NIPA = Nilai TPA untuk mata pelajaran IPA

NATPA = Nilai Akhir Tes Potensi Akademik

Skala nilai 1 – 100

 

3) pemeringkatan TPA di urutkan berdasarkan :

    a) nilai akhir TPA,

    b) apabila nilai akhir TPA sama, maka diurutkan dengan berdasarkan :

        (i) Nilai TPA untuk mata pelajaran Bahasa Inggris

        (ii) Nilai TPA untuk mata pelajaran Matematika

       (iii) Nilai TPA untuk mata pelajaran IPA

c. lulus psikotest dengan skor minimal psikotest 130;

d. apabila daya tampung belum terpenuhi, maka calon peserta didik baru dengan

    skor minimal psikotes lebih dari sama dengan 120 dapat diterima, dengan

    mempertimbangkan pemeringkatan:

1) nilai psikotes, dan

2) nilai akhir TPA.

DEMIKIAN SEMOGA BERMANFAAT.

Iklan

About Admin

Apa adanya.... bukan adanya apa....

Posted on 2 Juni 2013, in HeadLine News. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: