HANYA HONORER K1 DAN K2 YG PUNYA PELUANG MENJADI CPNS

Pemerintah memastikan tidak akan ada lagi pengangkatan CPNS dari tenaga honorer selain kategori satu (K1) dan dua (K2). Hal ini sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 jo PP 56 Tahun 2012, yang sudah sangat jelas mengatur bahwa yang diangkat CPNS hanya honorer tertinggal K1 dan K2.

“Kita harus konsisten kepada aturan. Aturannya kan sudah menyatakan, di atas 2005 tidak ada lagi honorer. Jadi kalau ada lagi honorer itu tanggung jawab instansi yang mengangkat,” kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno kepada JPNN, Kamis (23/5).

Ditegaskannya, sikap “bandel” kepala daerah yang tetap mengangkat honorer di atas 2005, menjadi risiko daerah masing-masing. Pusat tidak akan memberikan celah lagi untuk mengangkat honorer di atas 2005 menjadi CPNS.

“Bagi pemerintah, tenaga kerja yang bekerja di atas 2005 bukan honorer tapi tenaga kontrak atau outsourching,” terangnya.

Perekrutan tenaga kontrak, lanjut Eko, juga sudah diatur pemerintah. Bagi daerah yang kekurangan tenaga kerja, silakan merekrut tapi dengan syarat  melalui pihak ketiga yakni perusahaan outsourching.

Itupun dengan catatan, keuangan daerah mencukupi untuk membayar gaji tenaga kontraknya. Ini juga memudahkan pemda karena tidak terjadi ikatan ataupun pemberian janji-jani politik.

“Pemda tidak akan kebebanan bila suatu saat masa kontraknya selesai dan ganti SDM lain. Kalau yang honorer K1 dan K2 kan sudah ada keharusan mengangkat mereka menjadi CPNS,” tandasnya.

Sumber : JPNN.com

About Admin

Apa adanya.... bukan adanya apa....

Posted on 26 Mei 2013, in HeadLine News. Bookmark the permalink. 13 Komentar.

  1. yaampun padahal guru2 lho yg dijanjiin.. yg membentuk anak bangsa.. tapi diperlakukan seperti ini.. ckckck

  2. Siap2 saja hai para birokrat terutama kependidikan lama2 negara ini akan bodoh krn semakin bnyk guru ygpensiun dan tdk ada lg orang yg mau jd guru krn gaji ygdidpt tdk sesuai dng tingkat kebutuhan yg ada…….

  3. nurdiana hasibuan

    suami saya tenaga honorer di kator lurah pak, menghonor dr thn 2005 s/d skrg. kmrn ikut mskkn bhn tuk k2. tp namanya ga klr pak. prnh sy tny ke bkd ktnya suami ibu g msk k2, krn k2 honorny yg dr pemkab atau pemprov. padahal saya dpt info yg k2 tu honornya dr instansi ybs. yg saya ragukan skrg apakh berkas suami saya tdk dimskkn k k2. stlh sy baca tulisan d atas kesal jg hati ini, smtr usia suami saya sdh 46 thn.

  4. jadi….bagaimana nasib guru bantu selanjutnya…..

  5. Honorer jasamu tiada tara.
    tanpa guruu honorer pendidikaan gak jalan gurunya msih banyak yang kekurangan

  6. semoga Allah SWT selalu melimpahkan rizky yang melimpah dan dari sumber manapun bagi tenaga honorer khususnya guru honorer yang tidak masuk K1 atau K2, karena mereka jujur dengan masa kerja mereka, namun malah diperlakukan tidak adil,,,wahai para pejabat dan pembuat kebijakan,, dunia ini milik ALLAH SWT bukan milik kalian!!!!!!

  7. Yuddy Achsan

    Di berbagai kota, dirasa masih amat berkekurangan guru SD. Jika tidak menggunakan tenaga honorer, kacaulah pendidikan di sekolah. Tanggung jawab siapa ini?! Wajar kalau kemudian mengangkat tenaga honorer. Jika hal ini masih tetap dipungkiri BKN, hm….. Aneh sekali…..

  8. innalloha maasoobiriin,sesungguhnya Alloh bersama orang yang sabar,kita lihat saja wahai para guru bantu,yakinlah Allah SWT tak pernah tidur,tidak buta,tidak tuli,kita lihat para pemangku kebijakan,kita lihat akankah kehidupan mereka lebih baik dari orang yg di dzolimi,kita lihat kehidupan orang yg suka memelintir kebenaran,kita jadikan setiap langkah adalah ibadah,kalau memang perjuangan para pemimpin kita hanya sebegitu

  9. Teruz yg tdk masuk nominasi k1, k2 gimana nasibnya ya padahal merek sdh bekerja dari tahu 2000, 2001, 2003

  10. lebih miris lagi pendataan K2 datanya di manipulasi, karena ingin masuk K2 sampai merubah SK pengangkatan bahkan memakai uang untuk lolos verifikasi data K2. sungguh miris demi menjadi PNS segala cara digunakan. sungguh kasihan pemerintah dibohongi melulu….🙂

  11. semestinya hak untuk mendapatkan pekerjaan yang layak adalah hak semua warga negara RI..K1 dn K2 hanya akan menimbulkan kesenjangan dlm hak utk memperoleh pekerjaan yg layak.dan utk itu pemerintah hrs lbh bisa tanggap >>berikan semua kesempatan kpd warga negara indonesia baik K1,K2 atwpun yg lainnya utk berkompetensi yang sama.

  12. Pendidikan sebagai aspek terpenting suatu negara menjadikan setiap negara berlomba meningkatkan kualitas pendidikan mereka, salah satunya dengan menjamin kesejahteraan tenaga pengajarnya. bagaimna pendidikan akan berkuaitas bia tdak diiringi dengan jaminan kesejahteraan sang pendidiknya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: