JIKA SKTP BELUM VALID….SEGERA PERBAIKI DATA DAPODIK

Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) atau juga dikenal SK Dirjen sebagian besar sudah diterbitkan oleh Direktorat P2TK. Bagi guru yang sudah mengecek SK Dirjen-nya dan belum keluar tentu gelisah. Ini terjadi karena namanya belum terjaring dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sehingga terancam tidak akan mendapat tunjangan profesi.agi guru yang belum dikeluarkan SKTP-nya tidak perlu khawatir, ini disampaikan oleh Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, Surapranata. Jika belum mendapatkan SKTP, itu terjadi karena pengisian instrumen pendataan oleh operator sekolah belum lengkap. Maka yang perlu dilakukan adalah melengkapi instrumen pendataan.

“Bagi guru yang tidak keluar SK-nya sekarang, itu bukan kiamat. Silakan melengkapi persyaratan-persyaratan, nanti di tengah jalan akan keluar. Haknya dari bulan Januari tidak hilang,” kata Surapranata dikutip dari website Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

Setelah data di Dapodik diperbaiki dan lengkap lalu SK Tunjangan Profesi dikeluar, guru mendapat tunjangan secara rapel tanpa ada pemotongan sepeserpun. Seperti juga diberitakan sebelumnya, data yang belum benar harus diperbaiki oleh guru yang bersangkutan melalui operator sekolah paling lambat triwulan II.

Secara terpisah Kepala Sub Bagian Data dan Informasi, Bagian Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Supriyatno mengatakan salah satu penyebab SK tidak keluar karena pengisian instrumen data oleh operator sekolah di Dapodik tidak lengkap.

Seharusnya data yang dimasukkan dalam aplikasi Dapodik lengkap, benar dan wajar. Jangan sampai ada variabel yang kosong dan terlewat diisi. Jika ada satu saja variabel tak diisi, maka data secara keseluruhan tidak bisa diolah. “Misalnya saya mengajar, tapi rombongan belajarnya (rombel) tidak diisi, bagaimana bukti mengajarnya?” kata Supriyatno.

Dapodik merupakan program pendataan yang digalang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menjaring tiga entitas data pokok pendidikan di seluruh Indonesia secara individual dan relasional. Tiga entitas data tersebut yaitu peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), dan satuan pendidikan.

Tidak lengkapnya data yang diunggah ke sistem Dapodik merupakan tanggung jawab kepala sekolah. Maka ia berharap kepala sekolah memberi perhatian lebih kepada operator karena tugas mereka lumayan berat. “Sekolah-sekolah yang perhatian terhadap operatornya, operatornya bekerja dengan tenang. Semua variabel datanya dilengkapi. Mereka mulus saja,” ujarnya.

Dalam kesempatan menanggapi keluhan sejumlah guru yang namanya belum tercantum dalam Dapodik, Supriyatno menjelaskan, aplikasi Dapodik tidak menentukan seorang guru mendapat tunjangan profesi atau tidak. Dapodik sekadar menyajikan data secara individual dan terelasi dengan sekolah dan rombongan belajar yang diemban/diampu. Dapodik sekadar bahan mentah yang digunakan untuk menyalurkan tunjangan sesuai kriteria dan aturan yang telah ditentukan.

Selain melalui Dapodik, penjaringan data dilakukan pula dengan pengecekan secara manual. Operator sekolah yang bersangkutan dihubungi baik melalui telepon, pesan layanan singkat, ataupun surat. Kepala sekolah dan dinas pendidikan setempat juga turut dihubungi. Dengan begitu, penjaringan instrumen pendataan akan cepat tuntas.

Sumarna juga menyampaikan, tunjangan khusus yaitu tunjangan untuk guru-guru yang mengabdi di kawasan yang tergolong daerah khusus telah tersalur 100 persen. Dana tunjangan profesi dikirim ke rekening masing-masing guru. Untuk tunjangan profesi baru tersalurkan sekitar 40 persen.

Tentang Admin

Apa adanya.... bukan adanya apa....

Posted on 17 April 2013, in HeadLine News and tagged , . Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. Pak mau tanya klo dapodik sudah dilengkapi, SKTF juga bisa keluar ga pak? Soalnya TF saya blm cair slama 2 thn. Makasih pak..

    • Maksud saya bkn SKTP ( Surat Keputusan Tunjangan Profesi ) tp SKTF ( Surat Keputusan Tunjangan Fungsional ). Krn saya blm sertifikasi. Makasih Pak

  2. Yang banyak menjadi kendala dan persoalan adalah jumlah beban mengajar sebanyak 24 jam, kecuali jam ekuivalen dari tugas tambahan bisa untuk melengkapi kekurangan jam maka kebijakan itu sangat bijak dan mengerti kondisi di lapangan

  3. Dengan Hormat.

    Kenapa untuk mata pelajaran TIK rombel sudah diisi tapi JJM masih kosong, mohon penjelasan.

    Terima Kasih

  4. Pak, seleksi peserta berdasarkan apa? Saya kan sudah S1, kok blm ada di daftar peserta UKG?

  5. Mau tanya pak, saya seharussnya mendapat tunjangan profesi, tetapi mengapa malah yang keluar tunjangan fungsional? bagaimana ini? apakah masih bisa diubah?

    • Tunjangan profesi bagi guru yg sdh memiliki sertifikat pendidik (lulus plpg) dan memenuhi syarat2 lain sesuai ketentuan.

      • apakah saya harus datang sendiri ke pusat? karena dinas kabupaten merekomendasi untuk dtang ke jakarta? atau kalau bisa bantu saya, NUPTK : 0338748650200013, SERTIFIKAT PENDIDIK NO : 120709000098 ATAS NAMA : AGUS WAHYU WIDODO, NO PESERTA PLPG 07032209000499, LULUS TAHUN 2007. Permasalahan: Status Kelulusan tidak muncul, padahal jam linier 24 jam ( bhs Inggris ) Please, tolong ya Pak, bantu kami. Matur nuwun, data sudah diperbaiki, tapi tetap tdk valid

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.091 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: